Wahai engkau yang dilahirkan di atas ranjang
kesengsaraan, diberi makan pada dada penurunan nilai, yang bermain sebagai
seorang anak di rumah tirani, engkau yang memakan roti basimu dengan keluhan dan
meminum air keruhmu bercampur dengan airmata yang getir.
Tampilkan postingan dengan label Khalil Gibran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khalil Gibran. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 01 November 2014
ANTARA PAGI DAN MALAM HARI
TENANGLAH hatiku,
karena langit tak pun mendengarkan.
Tenanglah, karena bumi dibebani dengan ratapan kesedihan.
Dia takkan melahirkan melodi dan nyanyianmu.
Tenanglah, kerana roh-roh malam tak menghiraukan bisikan rahasiamu, dan bayang-bayang tak berhenti dihadapan mimpi-mimpi.
Tenanglah, karena bumi dibebani dengan ratapan kesedihan.
Dia takkan melahirkan melodi dan nyanyianmu.
Tenanglah, kerana roh-roh malam tak menghiraukan bisikan rahasiamu, dan bayang-bayang tak berhenti dihadapan mimpi-mimpi.
Sabtu, 31 Mei 2014
KHALIL GIBRAN - Dirundung Sunyi
Wahai teman
sebayaku, jika engkau mengingat awal
masa mudamu dengan
kegembiraan dan
menyesalinya karena ia telah
berlalu.
Namun aku mengingatnya seperti seorang narapidana
yang dipanggil
kembali oleh jeruji dan belenggu
penjaranya.
KHALIL GIBRAN - Sang Pujaan
Dialah yang disanjung-sanjung sampai gila.... Dialah pengkhayal yang menulis untuk menghancurkan moral kaum muda.... Andaikan kaum lelaki dan perempuan yang sudah beristeri/bersuami mengikuti pendapat-pendapat Gibran dalam hal perkawinan maka akan goyahlah sendi-sendi keluarga dan akan tesengal-sengallah dasar-dasar kehidupan masyarakat
Langganan:
Postingan (Atom)