Siang di bumi Madinah, suatu hari. Matahari tengah benderang. Teriknya
sungguh garang menyapa hampir setiap jengkal kota dan pepasir lembah. Jalanan
senyap, orang-orang lebih memilih istirahat di dalam rumah daripada bepergian
dan melakukan perniagaan. Namun tidak baginya, lelaki tegap, berwajah teduh dan
mengenakan jubah yang sederhana itu berjalan menyusuri lorong-lorong kota
sendirian. Ia tidak peduli
Tampilkan postingan dengan label Para Sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Para Sahabat. Tampilkan semua postingan
Selasa, 18 November 2014
Sabtu, 01 November 2014
Menggapai Kerinduan Dengan Kasih
Suatu ketika Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husain (yang saat
itu masih anak-anak) melihat seorang yang sudah tua, berwudhu dengan cara yang
salah. Muncullah keinginan dari dua cucu Rasulullah SAW ini untuk bisa
mengingatkan orang tua tersebut agar amal ibadahnya benar. Kemudian Sayyidina
Hasan bersepakat dengan Sayyidina Husain untuk berlomba
Pembela Kebenaran Sejati
Teringat suatu ketika Sayyidina Ali RA (seorang sahabat dan menantu Rasulullah
SAW) berada di medan laga. Beliau adalah orang yang tidak pernah takut kepada
musuh. Yang beliau rindukan adalah kematian dalam kemulyaan (mati syahid). Maka
dari itu tidak ada leher lawan berlalu di hadapanya kecuali harus di tebas. Yang
disaksikan sayyidina Ali di medan laga adalah
Jumat, 31 Oktober 2014
Mengapa Syaidah Fatimah Dicintai Rasulullah SAW
Suatu ketika Sayyidah Fatimah Azzahra putri
tercinta Rasulullah SAW, berada di depan rumah beliau, tiba-tiba ada janazah
yang hendak di bawa kekuburan lewat di depan sayyidah Fatimah Azzahra. Saat itu
Sayyidah Fatimah bersama Sayyidah Asma binti khumaisy yang biasa menemani dan
menghibur Sayyidah Fatimah setelah kepergian Rasulullah SAW.
Langganan:
Postingan (Atom)